Press
Release PKMFT UNJ 2015 #Part1
Pukul 07.30, para peserta dikumpulkan di samping gedung
sertifikasi guru sebelum memasuki gedung tersebut. Pengumpulan peserta ini
dimaksudkan pengkondisian peserta agar tertib saat memasuki gedung dan membagi
mana peserta yang terlambat dan yang tepat waktu. Untuk peserta yang terlambat
tentunya mendapat hukuman pengurangan poin dari Tim Disiplin dan Keamanan. Setelah
dikumpulkan, para peserta mulai memasuki gedung untuk menuju lobby sertifikasi
guru dan dipandu oleh Tim Disiplin dan Keamanan. Pada saat di lobby tersebut,
peserta kembali di rapihkan barisannya oleh Tim Disiplin dan Keamanan.
Pukul 08.25, acara dimulai dengan dipandu oleh MC yaitu kak
Miqdad dari jurusan Teknik Mesin 2013. Kak
Miqdad mulai menyemangati peserta dengan petikan Hidup Mahasiswa. Kak Miqdad
juga mempersilahkan peserta untuk memimpin jargon agar peserta lainnya selalu
semangat dalam menjalani rangkaian kegiatan dari acara tersebut. Setelah itu
acara dilanjutkan dengan pembacaan tilawah oleh kak Singgih Wicaksono dari
jurusan Teknik Mesin 2013.
Sekitar pukul 08.40, acara dilanjutkan dengan menyanyikan
lagu kebangsaan Indonesia Raya dan menyanyikan lagu totalitas perjuangan yang
dipimpin oleh peserta dan diakhiri oleh petikan Hidup Mahasiswa. Setelah
menyanyikan kedua lagu tersebut, acara dilanjutkan oleh sambutan ketua
pelaksana PKMFT 2015 yaitu kak Andri dari jurusan Teknik Mesin 2013. Dalam
sambutannya, kak Andri selalu memberikan semangat kepada para peserta dan
memberikan Ice Breaking yang berjudul kuncup tangkap. Fungsi dari Ice Breaking
tersebut yakni agar para peserta terus mengambil setiap kesempatan yang ada dan
tidak lari dari kesempatan tersebut. Setelah itu acara dilanjutkan dengan
sambutan Ketua BEMFT 2015 yaitu kak Rizky Fajrianto. Sama seperti yang
diungkapkan oleh kak Andri, kak Fajri juga menyemangati peserta agar lebih semangat
dalam mengikuti acara PKMFT 2015. Kak Fajri juga berharap nantinya peserta minimal
melanjutkan berorganisasi di BEMFT. Setelah itu acara dilanjutkan oleh sambutan
dari Pembantu Dekan III yakni Ibu Tuti Iriani. Ibu Tuti pun turut menyemangati
peserta dalam mengikuti agenda PKMFT 2015. Bu Tuti juga mengungkapkan bahwa
masa jabatan beliau hanya sampai bulan Juni saja dan berharap nantinya
pengganti beliau lebih baik dari dirinya. Bu Tuti pun berharap nantinya apabila
sudah tidak menjabat sebagai Pembantu Dekan III, beliau masih disapa oleh
mahasiswa FT khususnya, karena telah menganggap mahasiswa FT sebagai anaknya
sendiri.
Sekitar pukul 09.45, acara tersebut dilanjutkan dengan
pembawaan materi yang disampaikan oleh Pak Muhammad Yusro dan materi tersebut
dimoderatori oleh kak Zainul Muttaqin dari jurusan Teknik Sipil 2013 dan juga
menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Sipil 2015. Pak Yusro merupakan salah
satu tokoh penting di Fakultas Teknik dan juga pernah menjabat sebagai Menteri
Sosial Politik (Mensospol) dibawah naungan BEM pada saat masih berkuliah.
Materi yang disampaikan Pak Yusro yakni berjudul “Pendidikan Indonesia
Kontemporer”. Materi tersebut diawali oleh potret keprihatinan pendidikan
Indonesia yakni tentang “Pendidikan Indonesia gawat darurat”. Beberapa data
menjelaskan dari permasalahan tersebut seperti 75% sekolah tidak memenuhi
standar minimal pendidikan, seperti contoh banyak sekolah yang tidak memiliki
atap atau bahkan bangunan sekolah yang sudah rapuh atau hampir roboh. Selain
itu Permasalahan lainnya seperti Nilai rata-rata uji kompetensi guru = 44,5 dan
standar yang diharapkan yaitu 70, lalu posisi Indonesia dari 40 Negara pada pemetaan
The Learning Curve-Pearson yang menempati urutan terakhir. Selanjutnya
Indonesia juga masuk dalam kategori 10 Negara dengan kinerja terendah. Lalu
Indonesia menempati urutan 49 dari 50 Negara pada pemetaan mutu pendidikan
tinggi. Indonesia juga menempati urutan ke 40 dari 42 Negara pada pemetaan
TIMSS bidang literasi sains dan diukur dari 3 kategori yakni Math, sains, dan
reading. Selanjutnya yaitu pencapaian anak Indonesia bidang matematika
sangatlah rendah. Seperti contoh apabila suatu kelas disurvey tentang peminatan
bidang matematika mungkin hanya 1-3 siswa yang menyukai matematika dari 40
siswa. Data lainnya yaitu 0,001 minat baca masyarakat Indonesia. Dari 1000
orang masyarakat Indonesia yang disurvey, hanya 1 orang yang memiliki minat
dalam membaca. Dan data yang terakhir yaitu kekerasan fisik, psikis, dan
seksual yang meningkat baik di dalam dan di luar sekolah.
Selain permasalahan tersebut, Indonesia juga memiliki
beberapa prestasi seperti Institusi pendidikan dasar dan menengah terus
meningkat atau dapat disebuakan bahwa semakin meningkatnya jumlah sekolah yang
terdapat di suatu daerah. Selain itu jumlah anak Indonesia yang mendapat akses
pendidikan dasar dan menengah semakin meningkat, hal tersebut dikarenakan saat
ini Indonesia telah menerapkan wajib belajar 12 tahun. Dan yang terakhir yaitu
angka partisipasi pendidikan dasar terus meningkat.
Sebagai penutup materi pak Yusro juga menjelaskan peran
sebagai calon pendidik, yakni harus mengambalikan persekolahan menjadi Taman
yang menyenangkan. Dan pak Yusro pun memberikan tips untuk melatih jiwa
kepemimpinan yakni disiplin dalam setiap kegiatan. Dan yang terakhir pak Yusro
berharap materi yang dibawakan dapat bermanfaat dan tentunya dapat menambah
semangat peserta dalam segala hal.
Setelah materi selesai dibawakan oleh pak Yusro, acara
dilanjutkan dengan pemberian plakat serta goodie bag kepada beliau yang
diserahkan oleh salah satu peserta yang bertanya. Kemudian setelah itu para
peserta dipersilahkan untuk sholat dzuhur dan menyantap makan siang yang dibawa
hingga pukul 12.45.
Pukul 12.45 acara dimulai oleh MC kak Nia dari jurusan
Teknik Elektro 2013 yang menggantikan kak Miqdad yang sedang menghadiri
kegiatan Eduwa. Kak Nia pun menyemangati peserta dengan jargon PKMFT 2015. Acara
dilanjutkan oleh pembacaan tata tertib dari PKMFT 2015, terdapat beberapa
permasalahan dalam tata tertib yang dibuat oleh panitia dan nantinya akan
diinfokan lebih lanjut oleh panitia. Selanjutnya yaitu kumpul bersama fasil
untuk membahas penugasan serta jargon untuk tiap kelompok. Setelah itu acara
dilanjutkan dipandu oleh kak Ahmad Barkah dari jurusan Teknik Mesin 2013. Kak
Barkah mengumpulkan tiap ketua kelompok untuk membahas tentang goal dari PKMFT
2015. Setelah berunding bersama para ketua kelompok, kak barkah menunjuk Randi
Apriansyah selaku koor dari goal PKMFT tersebut. Randi menjelaskan apa yang
akan dibuat untuk goal dari PKMFT tersebut yakni membuat sebuah perpustakaan
dan dimaksudkan untuk seluruh mahasiswa UNJ. Goal dari PKMFT ini akan
dilaksanakan di depan market FT dan akan dilaksanakan hingga PKMFT part 3.
Setelah para kelompok menjabarkan tujuannya, kak Barkah pun melanjutkan acara
dengan pemberitahuan barang bawaan peserta pada saat PKMFT part 2. Terdapat beberapa
koreksi dari pembawaan barang untuk PKMFT part 2. Setelah kak Barkah selesai,
acara tersebut dikembalikan kepada MC kak Nia. Acara tersebut pun diakhiri
dengan membaca doa penutup oleh kak Barkah dan juga ditutup dengan membaca hamdallah
dan juga jargon serta petikan hidup Mahasiswa.


